......Tidak lama lagi AREN jadi primadona perkebunan nasional ........

Jumat, 08 Februari 2013

PROBIOTIK DALAM GULA AREN

gula-aren LUAR BIASA... PROBIOTIK DALAM GULA AREN !!!


Oleh :  Abunajwa, Apt.

Bismillah..

Sudah banyak kita uraikan dan juga pasti sudah menjadi pengetahuan umum, bagaimana khasiat dan manfaat probiotik dalam menjaga kesehatan tubuh manusia, membantu mengatasi berbagai  masalah kesehatan kita hingga sampai membantu meningkatkan kesuburan.

Sudah banyak pula minuman atau makanan yang mengandung probiotik yang beredar di masyarakat, sehingga masyarakat bisa memilih, tapi umumnya berbahan dasar susu. NAH..bagaimana kalau probiotik tersebut bila sajikan dalam bahan dasar gula aren…subhnallah ternyata menjadi perpaduan yang luar biasa..mari kita simak uraian berikut ..

Gula aren adalah produk hasil pemekatan NIRA AREN dengan panas (pemasakan) sampai kadar air yang sangat rendah (<6 ahli="" aren="" atau="" banyak="" campuran="" dalam="" dengan="" dingin="" gula="" kesehatan="" ketika="" makanan.="" mengeras.="" mengganti="" menyarankan="" minuman="" p="" pasir="" produk="" sehingga="" untuk="">

Kalori yang terkandung di dalam gula aren lebih kecil dibandingkan dengan gula putih. Gula aren memiliki nilai indeks glikemik yang lebih rendah yaitu sebesar 35 sedangkan pada gula pasir indeks glikemiknya sebesar 58. Apa itu indeks glikemik, yakni Indeks glikemik (GI) adalah skala atau angka yang diberikan pada makanan tertentu berdasarkan seberapa besar makanan tersebut meningkatkan kadar gula darahnya, skala yang digunakan adalah 0-100. Indeks glikemik disebut rendah jika berada di skala kurang dari 50, indeks glikemik sedang jika nilainya 50-70 dan indeks glikemik tinggi jika angkanya di atas 70. Sehingga dapat disimpulkan bahwa gula aren penderita diabetes mellitus.

Selain kandungan gulanya yang lebih sedikit, gula aren juga diketahui mengandung senyawa-senyawa lain yang bermanfaat seperti thiamine, riboflavin, asam askorbat, protein dan juga vitamin C. Dari kandungan, gula aren sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina, juga dapat menghilangkan sakit pinggang dan pegal-pegal dan tentunya dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Kandungan vitamin-vitamin tersebut sangat dibutuhkan oleh manusia, terlebih manusia tidak dapat memproduksi sendiri vitamin tersebut, sehingga asupan vitamin dari luar sangat diperlukan. Terlebih pada anak-anak, yang tentunya tingkat kemapanan fungsi organ tubuh dan sistem daya tahan tubuh belum belum optimal.

Kandungan Ribovflavin dalam gula aren merupakan salah satu sat yang terkandung dalam gula aren yang berfungsi untuk melancarkan metabolisme dan memperbaiki sel sehingga membuat tubuh kita tetap prima. Juga disebutkan bahwa penderita mag sangat baik untuk mengkonsumsi gula aren, dan Salah satu unsur pada Gula Aren berfungsi mengontrol dan membersihkan saluran pencernaan, mulai dari lambung dan tenggorokan.

Hasil penelitian dari Philippine Food and Nutrition Research Institute memaparkan gula aren memiliki kandungan makro nutrient yang lebih banyak dari madu dan gula tebu, serta kandungan nitrogen, klorida (CI), sulfur, dan boron yang tidak terdapat pada jenis pemanis lainnya.

Dari kandungan berbagai vitamin tersebut dan kandungan makronutrien nya serta kemampuan gula aren memperbaiki saluran cerna ini, dapat diarahkan bahwa gula aren juga bermanfaat sebegai pengganti gula bagi anak penderita autis.

Demikian luar biasanya manfaat gula aren yang sebelumnya tidak pikirkan, dan dari kandungan berbagai vitamin tersebut dan kandungan makronutrien itu juga lah, Gula Aren sangat baik berfungsi sebagai prebiotik atau sumber nutrisi atau media tumbuh bakteri probiotik.

Probiotik seperti lactobacillus sp. Sangat baik tumbuh pada media yang mengandung gula sederhana dam sedikit unsur nitrogen dan mengandung protein. Nah gula aren yang berasal dari nira aren inilah yang memenuhi kreteria sebagai media tumbuh yang baik bagi probiotik tersebut.

Menurut penelitian (Muharani : 2011), diketahui bahwa media nira aren cocok untuk dijadikan minuman  probiotik dengan total Bakteri Probiotik Optimum Tertinggi yaitu pada Nira Aren dimana dihasilkan 45,35 x 1013 cfu/ml.

Dari sini dapat ketahui bahwa, gula aren sangat bermafaat bagi kesehatan kita dengan memasok banyak vitamin dan makro nutrient bagi tubuh serta aman bagi penderita diabetes mellitus dan baik bagi anak autis. Juga gula aren sangat baik sebagai prebiotik atau nutrisi atau media tumbuh bagi bakteri probiotik, lactobacillus sp. Sehingga dapat meningkatkan jumlah dan kualitas lactobacillus itu sendiri. Akhirnya tentunya akan lebih banyak lagi mendatangkan manfaat bagi tubuh kita. Sehingga minuman probiotik dengan bahan dasar gula aren ini tentu menjadi pilihan utama kita untuk menjaga kesehatan diri kita, anak-anak dan keluarga kita.

MINUMAN PROBIOTIK YANG MENYEHATKAN DENGAN RASA MANIS ALAMI, TENTU AKAN MEMBUAT ANAK-ANAK SEMAKIN SUKA.

Demikian semoga dapat bermanfaat dan tentunya menyadarkan kita untuk memilih makanan yang sehat bagi keluarga kita. Apabila ada kekurangan dalam merangkai artikel ini, kami mohon maaf..semoga bermanfaat

Abunajwa, Apt.
Referensi :

Sumber : http://www.b1one.baktinusantara.com/index.php/com-finder/artikel/14-luar-biasa-probiotik-dalam-gula-aren

Sabtu, 19 Januari 2013

Pohon Aren bisa Menghasilkan Miliaran Rupiah


Pohon Aren

Menyadap Miliaran Rupiah dari Pohon Aren

Aren merupakan tanaman yang sudah lama dimanfaatkan oleh penduduk Indonesia dengan produk utama berupa gula merah. Namun, belum banyak yang menyadari bahwa pohon aren mampu menghasilkan miliaran rupiah, bila dioptimalkan.

Aren memiliki berbagai nama seperti nau, hanau, peluluk, biluluk, kabung, juk, atau ijuk (aneka nama lokal di Sumatra dan Semenanjung Malaya); kawung, atau taren (Sunda); akol, akel, akere, inru, atau indu (bahasa-bahasa di Sulawesi); moka, moke, tuwa, atau tuwak (di Nusa Tenggara), dan lain-lain.

Pohon aren (kawung) merupakan tanaman yang banyak manfaatnya. Buahnya (kolang-kaling) dapat dipakai untuk campuran minuman, niranya dapat disadap dari batang bunganya, dan kayunya dapat diolah menjadi tepung sagu (aci aren).

Bila dihitung, pohon itu mampu memberi penghasilan bagi pemiliknya hingga Rp 12 juta selama tiga tahun. Demikian diutarakan Hasyim, Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Perajin dan Industri Kecil (APPIK) Majenang yang juga pengrajin gula aren Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, saat pelatihan pembuatan gula aren, baru-baru ini.

Namun, tidak banyak penyadap (penderes) dan pemilik pohon aren yang bisa memaksimalkan manfaatnya. “Pohon aren itu banyak manfaatnya, satu pohon bisa menghasilkan uang sampai Rp 12 juta selama tiga tahun. Tapi masih banyak yang belum tahu,” kata Hasyim.

Bila 1 pohon menghasilkan Rp 12 juta dalam 3 tahun, maka dengan 100 pohon saja bisa didapat penghasilan sedikitnya Rp 1,2 miliar dalam 3 tahun. Itu artinya, pemilik 100 pohon aren bisa berpenghasilan Rp 400 juta setahun atau sekitar Rp 33 juta lebih per bulan
Masalahnya, lanjut Hasyim, karakteristik setiap pohon berbeda, teknik menyadapnya pun berlainan. Sehingga tidak semua penyadap sukses menyadap nira aren.

Apabila telah berhasil disadap, nira aren biasanya hanya diolah menjadi gula aren cetak, sehingga harganya cenderung rendah. Untuk itu, dia berharap setiap penyadap saling berbagi pengalaman agar mereka semua sukses menyadap pohon aren. “Teknik setiap penyadap berbeda-beda, kalau teknik seorang penyadap dipakai untuk menyadap pohon aren lainnya belum tentu berhasil. Apalagi setiap penyadap dan pohonnya punya ritual yang berlainan,” katanya.

Menurut Hasyim, ritual tersebut sebagian besar masih berlandaskan pada pengalaman bersifat mistis, bukan pada teknik dan ilmu pengetahuan modern. Di antaranya tidak pakai wangi-wangian, mengencingi pohon, dan bertengkar dengan istri. Kalau pantangan dilanggar, pohon akan “ngadat” alias tidak keluar niranya.

Karena itu dia berharap, para penyadap dapat mengembangkan pengetahuannya tentang aren sehingga mampu meningkatkan produktifitas nira aren dan menghasilkan produk-produk yang lebih bervariasi. Dia mencontohkan dengan membuat jahe aren, kopi jebug aren, atau gula semut aren dalam kemasan. Dengan demikian, nilai ekonominya meningkat.

Perlu diketahui gula aren cetak biasanya dijual seharga Rp 8.000 – Rp 9.000 per kilogram. Adapun harga gula semut aren bisa mencapai Rp 20 ribu – Rp 25 ribu per kilogram, dan jahe aren bisa mencapai Rp 8.000 per bungkus ukuran seperempat kilogram.

Memanfaatkan DAS

Kepala UPT Disperindagkop Majenang, Pristiwanto menambahkan, sentra aren terdapat di wilayah Kecamatan Dayeuhluhur, Wanareja, dan Majenang. Namun saat ini jumlah pohon aren kian berkurang, karena banyak yang ditebang untuk dibuat tepung sagu (aci aren). Padahal, pohon tersebut sangat potensial untuk dikembangkan.

Sebelumnya, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop UKM) bersinergi dengan Institut Ilmu Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin) dan BUMN Hijau Lestari untuk mengembangkan kawasan daerah aliran sungai (DAS) serta mengoptimalkan potensi tanaman aren.
Muhammad Taufiq, Staf Ahli Pengembangan Iklim Usaha dan Kemitraan Kemenkop UKM, mengemukakan kerjasama dengan dua lembaga tersebut untuk meningkatkan produktivitas masyarakat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). BUMN Hijau Lestari merupakan konsorsium lima BUMN meliputi Perum Perhutani, PT Pupuk Kujang, PT Sang Hyang Seri, PTPN VIII, serta Jasa Tirta.

“Kerja sama dengan BUMN Hijau Lestari, untuk pengembangan kawasan daerah aliran sungai, khususnya di Jawa Barat. Kawasan itu akan dijadikan lebih produktif dengan menanam tanaman tahunan maupun pangan,” ujarnya.

DAS yang akan dijadikan lahan produktif bagi UMKM mencapai 250.000 ha. Selain berdampak positif untuk menahan bencana longsor, pelaku usaha mikro dan kecil bisa memanfaatkan lahan itu untuk meningkatkan pendapatannya.

Tanaman produktif yang akan dikembangkan di seluruh DAS Jawa Barat meliputi pohon aren, pohon jati, sengon, buah-buahan, jagung serta tanaman sorgum. Hasil dari berbagai tanaman tersebut diharapkan bisa meningkatkan produktivitas UMKM di sekitar lokasi.

Di antara beberapa komoditas tersebut, ada yang diproyeksikan untuk pengembangan industri gula semut dari aren dan tepung yang dihasilkan dari biji sorgum. Pengembangan usaha ini memang spesifik, tetapi diyakini berdampak positif.

Untuk pengembangan industri gula semut, Kemenkop UKM merangkul Ikopin untuk mengembangkan bibit tanaman aren yang berasal dari Sibolangit, Sumatra Utara. Pohon aren dari kawasan tersebut memiliki keunggulan hasil air niranya.

“Pohon aren di daerah lain umumnya hanya memproduksi sekitar 10 liter per hari, sedangkan pohon aren dari Sibolangit bisa mencapai 60 liter per hari. Oleh karena itu, Ikopin akan melakukan pembibitan tanaman aren dari Sumatra Utara untuk disebar ke DAS seluruh Jawa Barat,” ujar Taufiq. Pembiayaan untuk program pembibitan dilakukan oleh lima perusahaan BUMN Hijau Lestari.

Lahan Pembibitan

Sedangkan DAS yang akan dimanfaatkan untuk program tersebut masing-masing di Sungai Citarum, Ciliwung, serta sungai Cimanuk. Lahan pembibitan yang akan dimanfaatkan di area Kampus Ikopin seluas 5 ha dari total 20 ha. Menurut Taufiq, dari 60 liter produksi air nira dari satu pohon aren, bisa menghasilkan sekitar 30 kg gula semut per hari. “Potensinya sangat besar untuk memenuhi permintaan nasional maupun ekspor, karena Jepang sangat menggandrungi gula semut,” papar Taufiq.

Kemenkop UKM mulai tahun ini juga mulai mengangkat potensi komoditas gula aren di lima kabupaten Jawa Tengah, yakni Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, dan Kebumen (Barlingmascakeb).

Potensi gula aren atau juga dikenal sebagai gula jawa atau gula semut di kawasan Barlingmascakeb sangat besar, akan tetapi belum digarap serius. Untuk meningkatkan kapasitas produknya, pemerintah akan melakukan fasilitasi serta pendampingan teknis. Pendampingan tersebut mencakup peningkatan kemampuan petani aren dalam memproduksi secara tepat guna melalui penerapan teknologi.

Dalam peningkatan kapasitas itu, masyarakat produsen tidak lagi diposisikan sebagai objek, tetapi sebagai subjek. Dengan sistem ini Kemenkop UKM optimistis gula aren akan dikenal luas sebagai bahan pemanis selain gula pasir. Potensi gula aren untuk pasar ekspor bahkan sangat terbuka, karena negara-negara maju di Asia seperti Jepang, lebih cenderung mengonsumsi gula aren.

Saat ini pemasok gula aren ke Jepang adalah Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Ekspor oleh petani dari daerah itu telah berlangsung sejak 1988. “Barlingmascakeb juga memiliki peluang itu karena Jepang masih kekurangan produk tersebut,” tukas Wayan.

 Kapasitas produksi gula aren dari Jawa tengah saat ini sekitar 5,64 ton per tahun. Jumlah itu belum termasuk dengan produksi dari Barlingmascakeb. Kemenkop UKM belum memiliki catatan pasti kapasitas produksi gula aren di lima kabupaten itu.

referensi:
suaramedia.com, ins
sumber : http://www.surabayapost.co.id/?mnu=berita&act=view&id=baef9f7c76f1a9899baca5df1b0c7213&jenis=e4da3b7fbbce2345d7772b0674a318d5
Sumber : http://www.bumn.go.id/ptpn8/publikasi/berita/menyadap-miliaran-rupiah-dari-pohon-aren/
Dinukil dari: http://www.ryan-isra.net/pohon-aren-menghasilkan-miliar-rupiah/

Senin, 14 Januari 2013

Gula Aren diminati di Kanada


  • WN Shopping
  • Ebay
Loading suggestions ...

 
Gula Aren diminati di Kanada


Gula aren atau yang lebih populer disebut dengan gula Jawa ternyata diminati pengusaha Kanada. Hal tersebut terlihat dari permintaan pengusaha Kanada dalam pameran EAT! di Vancouver, Kanada awal Juni lalu.
 

Dalam siaran pers Kementerian Perdagangan, dalam pameran yang diikuti 298 peserta pameran dan dikunjungi 32.000 orang itu, booth Indonesia juga ramai pengunjung. Pada umumnya, selama tiga hari pameran tersebut, pengunjung menyukai makanan-makanan yang disajikan di paviliun Indonesia seperti mi goreng, nasi goreng dan nata de coco.
 

"Para pengusaha Kanada memberikan permintaan (memesan) untuk produk kopi, bumbu-bumbu, minyak kelapa, gula aren, dan produk olahan lainnya," ungkap wakil Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Vancouver Rina Yuslina yang dikutip Minggu (10/6).
 

Maklum saja jika komoditas tersebut dipesan oleh pengusaha Kanada. Pasalnya, saat ini produk Indonesia baru tersedia di toko-toko tertentu yang menyediakan komoditas Asia seperti T&T Supermarket, Asia Market dan Osaka. Sementara produk Indomie sudah banyak dipasarkan di toko-toko makanan halal di Vancouver dan sekitarnya.
 

Selain memamerkan produk makanan, paviliun Indonesia juga mempromosikan wisata Indonesia. "Jasa turisme Indonesia juga dipromosikan melalui pameran ini dengan membagikan brosur-brosur yang dibuat menarik untuk mempromosikan beberapa tujuan wisata Indonesia," imbuh Rina.
 

Sementara tren yang berkembang untuk produk makanan dan minuman di Kanada saat ini adalah produk alami dan produk organik. Selain itu, konsep makanan dan minuman sehat tetap masih menjadi tren seperti makanan organik, minuman alami, minuman dengan sedikit atau  tanpa alkohol, kopi organik, fair-trade coffee, de-caffeinated coffee, makanan tanpa bahan pengawet, pewarna dan penyedap, makanan halal, serta bumbu-bumbu serta sauce Asian Food seiring dengan meningkatnya minat terhadap makanan Asia di Kanada Bagian Barat.

Sumber : http://article.wn.com/view/2012/06/10/Gula_Aren_diminati_di_Kanada/

Jumat, 07 Desember 2012

Belajar menggunakan SInar Infra Merah untuk Melancarkan Nira Aren


Mungkinkah sinar infra merah digunakan untuk perkebunan Aren?  
Mari kita pelajari apa itu sinar infra merah? dan apa saja manfaatnya bagi kehidupan manusia? bisakah membantu kita dalam perkebunan Aren yang intensif dan modern?   
Infra merah (infra red) ialah sinar elektromagnet yang panjang gelombangnya lebih daripada Cahaya Nampak, yaitu di antara 700 nm dan 1 mm. Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga "order" . Sinar infra merah merupakan cahaya yang tidak tampak. Jika dilihat dengan spektroskop cahaya, maka radiasi cahaya infra merah akan nampak pada spektrum electromagnet, dengan panjang gelombang, di atas panjang gelombang cahaya merah. Dengan panjang gelombang ini, maka cahaya infra merah tidak akan tampak oleh mata, namun radiasi panas yang ditimbulkannya masih terasa atau masih terdeteksi.

Inframerah ditemukan secara tidak sengaja oleh Sir William Herschell, astronom kerajaan Inggris ketika ia sedang mengadakan penelitian mencari bahan penyaring optik yang akan digunakan untuk mengurangi kecerahan gambar matahari dalam tata surya teleskop

Sinar Infra merah dapat dibedakan menjadi tiga daerah
Near Infra Merah………………0.75 - 1.5 µm
Mid Infra Merah..……………...1.50 - 10 µm
Far Infra Merah……………….10 - 100 µm

Contoh aplikasi sederhana untuk far infra red terdapat pada alat – alat kesehatan. Sedangkan untuk mid infra red ada pada alat ini untuk sensor alarm biasa, sedangkan near infra red digunakan untuk pencitraan pandangan malam seperti pada nightscoop.

Penggunaan infra merah sebagai media transmisi data mulai diaplikasikan pada berbagai perlatan seperti televisi, handphone sampai pada transfer data pada PC. Media infra merah ini dapat digunakan baik untuk kontrol aplikasi lain maupun transmisi data. Sifat-sifat cahaya infra merah antara lain :
  • tidak dapat dilihat oleh manusia
  • tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang
  • dapat ditimbulkan oleh komponen yang menghasilkan panas
  • Panjang gelombang pada inframerah memiliki hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik dengan suhu. Ketika suhu mengalami kenaikan, maka panjang gelombang mengalami penurunan.
Manfaat SInar Infra Merah dalam Bidang Kesehatan
Tubuh kita terdiri dari 70% air dan 80% dari darah kita juga air. Sinar Infra Merah memiliki getaran yang sama dengan molekul air. Molekul tsb akan pecah, menjadi molekul tunggal yang meningkatkan arus cairan tubuh, sehingga meningkatkan oksigen dalam darah. Dengan mengaktifkan sel, kita dapat memperbaiki vitalitas, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah penuaan dini.
·         Mengaktifkan molekul air dalam tubuh. Hal ini disebabkan karena inframerah mempunyai getaran yang sama dengan molekul air. Sehingga, ketika molekul tersebut pecah maka akan terbentuk molekul tunggal yang dapat meningkatkan aliran cairan tubuh, sehingga dapat meningkatkan oksigen dalam darah. Dengan sel-sel yang aktif, vitalitas akan menjadi lebih baik, memperkuat sistem kekebalan tubuh, mencegah penuaan dini.
  • Meningkatkan sirkulasi mikro. Bergetarnya molekul air dan pengaruh inframerah akan menghasilkan panas yang menyebabkan pembuluh kapiler membesar, dan meningkatkan temperatur kulit, memperbaiki sirkulasi darah dan mengurangi tekanan jantung.

    Peningkatan fungsi pembuluh darah kapiler sangat penting karena pembuluh darah kapiler mensuplai oksigen dan nutrisi keseluruh tubuh. Pembuluh darah kapiler juga sangat penting untuk metabolisme dan sirkulasi mikro. Kegagalan sirkulasi mikro dapat menyebabkan berbagai penyakit seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung, tumor, rematik dan sebagainya.

  • Meningkatkan metabolisme tubuh. jika sirkulasi mikro dalam tubuh meningkat, racun dapat dibuang dari tubuh kita melalui metabolisme. Hal ini dapat mengurangi beban liver dan ginjal. Racun menyebabkan banyak penyakit, seperti kanker oleh radikal bebas, hipertensi karena ion uranium, asam urat, asam lemak dll.

  • Mengembangkan Ph dalam tubuh. Sinar inframerah dapat membersihkan darah, memperbaiki tekstur kulit dan mencegah rematik karena asam urat yang tinggi.

  • Inframerah jarak jauh banyak digunakan pada alat-alat kesehatan. Pancaran panas yang berupa pancaran sinar inframerah dari organ-organ tubuh dapat dijadikan sebagai informasi kondisi kesehatan organ tersebut. Hal ini sangat bermanfaat bagi dokter dalam diagnosis kondisi pasien sehingga ia dapat membuat keputusan tindakan yang sesuai dengan kondisi pasien tersebut. Selain itu, pancaran panas dalam intensitas tertentu dipercaya dapat digunakan untuk proses penyembuhan penyakit seperti cacar. Contoh penggunaan inframerah yang menjadi trend saat ini adalah adanya gelang kesehatan Bio Fir. Dengan memanfaatkan inframerah jarak jauh, gelang tersebut dapat berperang dalam pembersihan dalam tubuh dan pembasmian kuman atau bakteri.
Mungkinkah untuk merangsang keluarnya Nira Aren ?
Memang sangat besar kemungkinannya bahwa sinar infra merah digunakan untuk merangsang tandan bunga Aren dapat melancarkan saluran pembuluh kapiler untuk mengalirnya Nira Aren.   Sebagaimana fungsinya bagi kesehatan manusia seperti diungkapkan di atas.  
Saluran kapiler pembuluh pada tanaman hampir-hampir mirip juga dengan yang ada di tubuh manusia.  Ia berfungsi untuk mengangkut sari-sari makanan ke seluruh tubuh untuk asupan energi dan bahan yang digunakan untuk tumbuh, berkembang dan mempertahankan hidup serta keturunannya.
Di bawah ini gambar sistem jaringan kapiler tanaman dikotil dan monokotil.  Tanaman Aren termasuk tanaman monokotil yang memiliki sistem jaringan kapiler seperti gambar sebelah kanan. 
  
Mengganti sistem memukuli dan menggoyang tandan dengan Alat Perangsang Infra Merah.  Mungkinkah?
Ini adalah PR bagi para peneliti di Indonesia.  Karena pekerjaan yang sangat sulit dan perlu keahlian tinggi ini paling banyak diperlukan dalam perkebunan Aren skala besar.  Kalau pekerjaan ini bisa digantikan dengan suatu alat yang berbasis teknologi tentu akan semakin bergairah lagi investasi kebun Aren ini.
Bisa jadi alatnya nanti dikombinasi dengan alat penggetar yang biasa digunakan dalam alat pijat elektrik.  Alat pemijat getar ini nanti akan berfungsi sebagai pengganti pukulan-pukulan ringan yang biasa dilakukan ara penyadap Nira Aren.   
Tandan bunga nanti tidak perlu dipukul-pukul tetapi cukup digetarkan dengan alat pemijat yang dipasang melingkari tandan bunga Aren.   Seperti pada alat terapi pijat elektrik, sinar infra merah juga dipasang melingkar agar bisa memanasi tandan bunga dan meradiasi saluran kapiler tandan bunga Aren agar tidak tersumbat lagi oleh asimilat yang menggumpal laksana kolesterol dalam saluran darah manusia.

Kombinasi getaran dan radiasi sinar infra merah inilah yang diduga bisa menggantikan para perajin atau petani Aren untuk tidak lagi melakukan perangsangan dengan cara pemukulan dan penggoyangan tandan yang hanya bisa dilakukan oleh petani yang sudah trampil.   Dengan alat getar infra merah ini hampir setiap petani diharapkan bisa melakukannya.  

Bagaimana bentuk alatnya?

Nah ini hanya suatu ide dan konsep.... silakan bagi yang tertarik untuk melakukan uji coba, merekayasa dan terus menerus menyempurnakannya.  Tuh... para investor tentu sudah menunggu untuk memborong Alat itu.  Bagi Sang Penemu tentu akan mematenkannya dan akan menjadi rejeki bagi dia dan keluarganya.  Yang jelas nanti akan sangat bermanfaat bagi berkembangnya usaha perkebunan Aren di masa yang akan datang.

Bagaimana selanjutnya?  Silakan Anda semua mempunyai peluang ini!  


Referensi :
http://smart-pustaka.blogspot.com/2011/02/sinar-imfra-merah-infra-red-ray.html