......Tidak lama lagi AREN jadi primadona perkebunan nasional ........

Minggu, 10 Mei 2009

MENYONGSONG BANGKITNYA INDUSTRI AREN

MENYONGSONG BANGKITNYA INDUSTRI AREN

Oleh : Dian Kusumanto


Industri adalah suatu sistem yang memproses bahan baku menjadi suatu produk sehingga memiliki nilai tambah. Industri Aren berarti suatu sistem yang memproses bahan baku dari pohon Aren menjadi suatu atau berbagai produk yang bernilai tambah. Bahan baku yang berasal dari pohon Aren antara lain adalah : nira, buah kolang kaling, ijuk, lidi, daun, tepung, kayu batang, akar dan lain-lain.

Sedangkan produk yang bernilai tambah yang selama ini sudah dihasilkan dari sistem industri aren antara lain : gula aren cetak, gula semut aren, gula kristal putih aren, gula aren cair, gula lempeng, gula batu aren, saguer, tuak, legen, cap tikus, bioethanol, anggur aren (palm wine), ijuk, sapu, sikat, tali ijuk, fiber sheet, atap ijuk, kolang-kaling, sapu lidi, tusuk sate lidi aren, tepung aren, mutiara sagu aren, aneka kerajinan kayu aren, serutan kulit aren, kerajinan akar aren, dll.

Sistem atau rangkaian yang mempersiapkan dan pemproses sehingga menghasilkan bahan baku yang kemudian ditingkatkan nilai tambahnya dengan teknologi, sarana prasarana, input dari luar sistem, dengan sumber daya manusia dan pola manajemen dan permodalan kapital, modal social, modal alamiah, dan sterusnya, sehingga menghasilkan produk akhir (out put) yang bernilai tambah sesuai yang diharapkan.

Industri Aren akan bangkit karena beberapa hal sebagai berikut :
1. Produk-produk dari Aren sangat dibutuhkan oleh pasar dunia.
2. Produk-produk dari Aren memiliki nilai komparatif, karena mempunyai kekhasan yang sulit didapat dari yang lainnya.
3. Produktifitas Aren yang tinggi bisa menjadi plihan investasi yang sangat menguntungkan.
4. Dengan sentuhan teknologi yang relatif sederhana sudah memberikan nilai tambah yang sangat menjanjikan.
5. Di beberapa daerah Aren memberikan bukti yang dapat diandalkan oleh para pelakunya.
6. Ada peluang yang semakin besar karena trend dunia yang mengarah pada komoditi yang bisa mendukung kelestarian sumber daya alam serta ramah lingkungan.
7. Bisa dikembangkan pada lahan-lahan dengan kondisi iklim yang luas adaptasinya.
8. Penyerapan tenaga kerja yang besar, menjadikan komoditi Aren menjadi pilihan bagi penciptaan lapangan pekerjaan baru dan mengurangi angka pengangguran di berbagai daerah.
9. Pengembangannya bisa disinergikan dengan berbagai komoditi yang saling mendukung.
10. dll.


Kenapa kita harus menyongsongnya ? Kita harus menyongsongnya karena :
1. Agar kita tidak ketinggalan dengan negara lain yang sudah dan akan mengembangannya dengan diam-diam seperti Malaysia dan Philippina, Brazil, Meksiko, dan Venezuela.
2. Agar kita bisa menyiapkan beberapa strategi yang tepat menuju keunggulan kompetiif dimasa yang akan datang.
3. Kalau strategi yang diterapkan kurang tepat maka di masa yang akan datang kita bisa kalah bersaing
4. Strategi yang kurang tepat menyebabkan industri kita tidak atau kurang efisien.
5. Kesalahan dalam memilih strategi bisa berakibat kontra produktif karena bisa memperlemah minat masyarakat dan calon-calon investor.
6. Agar kita bisa menyiapkan simulasi-simulasi atau alternatif strategi lebih matang dan tidak menyebabkan atau mengurangi tingkat kesalahan di masa yang akan datang.


Dengan skema berpikir di atas, maka dalam menyongsong kebangkitan Industri Aren atau ”Revolsi Aren” ini maka perlu dibangun sistem Industri Aren yang terintegrasi dan yang komprehensif. Sistem Industri Aren ini harus lebih baik dari Sistem Industri Gula berbasis Tebu, dan harus lebih baik juga dari Sistem Industri Kelapa Sawit.

Makanya Sistem Industri Aren ini harus dibangun dengan visi, misi serta prinsip-prinsip yang ”rahmatan lil ’alamin”, yang memberi rahmat kepada alam, masyarakat dan negara, bisa membangun dunia lebih bak, tatanan dunia baru yang berkelanjutan dan membawa bangsa Indonesia pada era yang sejahtera, maju, mandiri dan berdaulat.

Amin yaa robbal ’alamin.

3 komentar:

eko mengatakan...

Salam kenal, saya Eko Suryo, sekarang sedang mulai terjun buat bioetanol skala UKM, saya mulai di Madiun dan one day saya ada rencana akan bikin di Kaltim.

Tulisan mas Dian menarik dan membangkitkan semangat dan memberi motivasi untuk 'harus segera mulai' dengan yang lebih baik dari tabu, sawit, dll.

Saya setuju agar usaha (padat modal) ini harus memberi manfaat yang lebih baik bagi masyarakat, bukan hanya bagi si pangusaha/ pemilik modal.

Kapan2 kalo diberi kesempatan, saya ingin jumpa, ngobrol2 (yang berguna tentunya).

salam,
Eko Suryo

Samuel mengatakan...

Kira-kira pasar international dimana ya kita bisa jangkau lewat gula aren ini.
Kami memproduksi gula aren cetak per bulannya.
Bisakah kami mendapatkan info pasar luar dan dalam negri untuk gula aren cetak?

Samuel mengatakan...

Kira-kira pasar international mana yang bisa kita jangkau lewat gula aren ini?
bisakah kami mendapatkan info untuk pasar gula aren cetak baik luar dan dalam negri? kami menghasilkan gula aren cetak yg siap dipasarkan dalam maupun luar negri